MINAHASA Nusantaraline.com – Kawasan Wisata Alam Ranoreindang di Desa Leilem, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, kini mendapat dukungan teknologi energi terbarukan dari Politeknik Negeri Manado (Polimdo).
Melalui Jurusan Teknik Elektro, Polimdo memasang lima titik lampu tenaga surya di kawasan wisata tersebut, Sabtu (29/8/2026). Pemasangan ini menyasar sejumlah lokasi yang sebelumnya masih minim penerangan, termasuk akses jalan menuju kawasan wisata.
Pemanfaatan panel surya tersebut tidak hanya ditujukan untuk memberikan penerangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan destinasi wisata yang memanfaatkan teknologi ramah lingkungan.
Ketua Jurusan Teknik Elektro Polimdo, Marson Budiman, SST., MT., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang melibatkan langsung dosen dan mahasiswa.
“Ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, di mana mahasiswa kami turun langsung memasang panel surya hingga manfaatnya langsung dirasakan dan dinikmati warga,” ujar Marson.
Menurutnya, pemasangan lampu tenaga surya menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih luas antara Polimdo dan Desa Leilem.
Polimdo, kata Marson, membuka peluang untuk melanjutkan kolaborasi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Desa Leilem.
Tidak hanya pada bidang kelistrikan, pendampingan ke depan juga dapat diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung promosi dan pengelolaan destinasi wisata.
“Ke depannya, Jurusan Teknik Elektro siap memberikan pendampingan lebih lanjut, antara lain pembuatan situs web pemasaran wisata alam, pembukuan digital hingga pemasangan instalasi kelistrikan dan lainnya,” jelasnya.
Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Leilem. Hukum Tua Desa Leilem, Yance Adrian Sela, SH, menilai keterlibatan Polimdo memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata.
“Kami selaku pemerintah desa sangat berterima kasih kepada pimpinan Polimdo yang telah memberikan dukungan nyata bagi Desa Leilem, terutama dalam pengembangan pariwisata yang diawali dengan pemasangan lampu solar panel ini,” ungkap Sela.
Ia berharap pemasangan penerangan tersebut menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara pemerintah desa dan Polimdo.
“Kedepannya kami berharap terjalin kerja sama lebih erat antara Desa Leilem dan Polimdo. Langkah awal ini menjadi pondasi yang baik,” katanya.
Sela berharap kolaborasi tersebut pada akhirnya dapat memberikan dampak yang lebih luas, mulai dari meningkatnya kunjungan wisata hingga bertambahnya aktivitas ekonomi masyarakat.
“Tujuan akhirnya agar pariwisata di sini semakin berkembang, nilai ekonomi masyarakat meningkat dan Desa Leilem menjadi kawasan wisata yang semakin dikenal,” ujarnya.
Kolaborasi Polimdo dan Pemerintah Desa Leilem ini memperlihatkan bagaimana penerapan teknologi sederhana dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat potensi ekonomi lokal.
Pemanfaatan energi surya di Ranoreindang pun diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan kawasan wisata yang lebih terang, modern, ramah lingkungan dan memiliki daya tarik yang semakin kuat.
(Ain)







