22 Pendonor Pemula Ramaikan Aksi Donor Darah BEM Unsrat, FJPI Sulut dan DAW

MANADO Nusantaraline.com – Semangat kemanusiaan ditunjukkan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melalui kegiatan donor darah yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsrat bersama Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sulawesi Utara dan PT Daya Adicipta Wisesa (DAW).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Diskusi Sehat tersebut berhasil menjaring puluhan peserta, termasuk mahasiswa yang baru pertama kali mengikuti donor darah.

Koordinator Penanggung Jawab Mobil Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara, dr. Olivia Koagouw, mengatakan terdapat 22 pendonor pemula dan tujuh pendonor tetap yang mengikuti kegiatan tersebut.

Namun, setelah melalui tahapan pemeriksaan atau screening kesehatan, sebanyak 15 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan dapat mendonorkan darahnya.

“Antusiasme para pendonor pemula yang merupakan anggota BEM Unsrat sangat luar biasa. Mereka bahkan saling mengajak teman untuk ikut berpartisipasi,” ujar Olivia.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa yang baru memulai menjadi pendonor merupakan hal positif karena dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan donor darah secara rutin.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai kesehatan serta keselamatan berkendara dengan menghadirkan Manager Pemastian Mutu UTD PMI Sulut dr. Sonny R.A. Pasuhuk, M.Kes., Sp.KKLP, Maruly Napitupulu, Gracey Wakary, SH, serta Rossiena Anashtasya Angkouw, SE.

Public Relations DAW Zefanya Elizabeth Mukuan bersama Bendahara FJPI Sulut Lily Paputungan menyambut positif keterlibatan aktif mahasiswa Unsrat dalam kegiatan tersebut.

“Kehadiran teman-teman mahasiswa Unsrat menjadi bukti bahwa aksi kemanusiaan mulai menjadi bagian dari gaya hidup mereka. Kami sangat berterima kasih atas antusiasme yang diberikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BEM Unsrat Kelvin Christofel Dayo berharap kegiatan yang dilaksanakan setiap tiga bulan tersebut dapat berlanjut dan menjadi bagian dari program kolaborasi secara berkesinambungan.

Ia menyebutkan, masih ada mahasiswa dari sejumlah fakultas yang sebenarnya ingin berpartisipasi, namun terkendala waktu.

“Tadi ada sekitar 10 teman-teman perwakilan dari beberapa fakultas yang ingin ikut, tetapi terhalang waktu. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin di Unsrat,” kata Kelvin.

Kolaborasi BEM Unsrat, FJPI Sulut dan PT DAW ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya donor darah, tetapi juga mendorong lahirnya lebih banyak pendonor sukarela di kalangan generasi muda.

(**/Ain)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *