JAKARTA Nusantaraline.com – Memasuki usia ke-31 tahun, Telkomsel terus memperkuat transformasi digital nasional melalui pengembangan layanan broadband, integrasi ekosistem digital, dan pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI).
Strategi tersebut menjadi bagian dari langkah Telkomsel dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin seamless, relevan, dan bernilai di tengah pertumbuhan kebutuhan digital masyarakat Indonesia.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan bahwa, masa depan industri telekomunikasi tidak lagi hanya ditentukan oleh skala bisnis, tetapi juga kemampuan menghadirkan layanan bernilai dan pengalaman pelanggan yang konsisten.
“Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan konektivitas broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI,” kata Nugroho.
Sepanjang 2025, kontribusi layanan digital bisnis Telkomsel tercatat telah mencapai lebih dari 95 persen dari total pendapatan mobile.
Sementara itu, pertumbuhan traffic data meningkat 15 persen secara tahunan.
Penguatan infrastruktur jaringan juga terus dilakukan melalui dukungan lebih dari 293 ribu BTS on-air yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah 3T.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas konektivitas digital yang semakin optimal.
Tak hanya itu, Telkomsel juga mencatat pertumbuhan pelanggan fixed broadband hingga melampaui 10 juta pelanggan, mempertegas peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet rumah yang stabil dan cepat.
Pemanfaatan AI dalam layanan pelanggan melalui aplikasi MyTelkomsel juga turut mengantarkan perusahaan meraih berbagai penghargaan internasional sepanjang 2025.
(*/Ain)







