Bersama Forkopimda Sulut, Danrem 131/Santiago Tinjau Lokasi dan Korban Banjir Sitaro

SITARO Nusantaraline.com – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Selasa (6/1/2026).

Rombongan dipimpin Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, didampingi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, serta Kapolda Sulut Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H.

Sekitar pukul 15.34 Wita, Gubernur Sulut bersama rombongan tiba di Bandara Taman Bung Karno, Siau, menggunakan pesawat Susi Air PK-BVJ. Dari bandara, rombongan langsung menuju Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, untuk meninjau lokasi banjir bandang yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan permukiman warga.

Pada pukul 16.35 Wita, Gubernur Sulut dan rombongan tiba di titik terdampak bencana. Di lokasi tersebut, Gubernur Yulius Selvanus meninjau langsung kondisi lapangan serta melihat dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat banjir bandang.

Ia juga memberikan arahan kepada para pemangku kepentingan terkait langkah-langkah penanganan darurat dan rencana perbaikan di wilayah terdampak.

Usai dari lokasi bencana, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Pemda Sitaro di Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur, yang saat ini difungsikan sebagai tempat pengungsian sementara bagi warga Kelurahan Bahu.

Di lokasi tersebut, Gubernur menyapa para pengungsi serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Puskesmas Ulu Siau. Di fasilitas kesehatan tersebut, Gubernur Sulut bersama rombongan menjenguk warga yang mengalami luka-luka akibat banjir bandang, sekaligus memastikan pelayanan medis berjalan optimal bagi para korban.

Kunjungan kerja ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama unsur TNI-Polri dalam memastikan penanganan bencana alam di wilayah Kepulauan Sitaro berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.

(Ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *