Danrem 131/Santiago Ajak Perkuat Toleransi Antar Umat Beragama Demi Tegaknya NKRI

MANADO Nusantaraline.com – Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen.TNI Martin Susilo Martopo Turnip, S.H., M.H menyampaikan pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama di Sulawesi Utara sebagai bagian dari komitmen bersama mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan kuliah tujuh menit (kultum) yang digelar di Masjid Kyai Modjo, Makorem 131/Santiago.

Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat penguatan nilai-nilai persatuan dan kebangsaan.

Menurutnya, Sulawesi Utara merupakan contoh nyata kehidupan masyarakat yang rukun dalam keberagaman. Berbagai umat beragama seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu hidup berdampingan dengan penuh rasa saling menghormati.

“Di daerah ini, kita sering menyaksikan bagaimana masyarakat saling mengunjungi saat hari raya, bergotong royong membantu sesama, serta bekerja sama membangun daerah. Inilah wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Danrem.

Ia menambahkan, setiap ajaran agama pada dasarnya mengajarkan kasih sayang, perdamaian, dan kebaikan kepada sesama. Dalam Islam, misalnya, terdapat perintah untuk berbuat baik kepada semua orang sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 83. Nilai serupa juga diajarkan dalam agama-agama lain.

Danrem menekankan bahwa toleransi bukan berarti menyamakan keyakinan, melainkan menghargai perbedaan dan menjadikannya sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan bangsa.

Di tengah berbagai tantangan yang berpotensi memecah belah persatuan, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk provokasi. Sinergi antara TNI, masyarakat, tokoh agama, dan seluruh komponen bangsa dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di daerah.

“Korem 131/Santiago siap menjadi benteng pelindung persatuan dan kesatuan serta mitra strategis masyarakat dalam membangun Sulawesi Utara yang aman dan sejahtera,” tegasnya.

Melalui momentum tersebut, Danrem berharap Masjid Kyai Modjo dapat terus menjadi simbol tumbuhnya nilai toleransi dan kecintaan terhadap NKRI, sehingga Sulawesi Utara tetap dikenal sebagai daerah yang damai dan harmonis dalam kehidupan beragama.

(Ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *