BITUNG, Nusantaraline.com – Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Rindam) XIII/Merdeka resmi memulai dua program pendidikan militer melalui Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukbareg) TNI AD Gelombang I TA 2026 dan Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri Gelombang III TA 2025. Upacara berlangsung di Lapangan Secata Rindam XIII/Merdeka, Bitung, Kamis (11/12/2025).
Dalam upacara tersebut, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Sementara itu, Letkol Inf Jenris Yulmal Vinas, yang juga menjabat Dansecata Rindam XIII/Merdeka, dipercaya sebagai Komandan Upacara.
Brigjen TNI Wempi Ramandei dalam amanatnya menegaskan bahwa seluruh program pendidikan dilaksanakan sesuai kurikulum resmi TNI AD. Pendidikan Tamtama Infanteri (Dikmata) berlangsung selama dua bulan, sementara Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukbareg) ditempuh dalam waktu satu bulan.
“Ikuti seluruh proses pendidikan dengan kesiapan mental, fisik, dan akademis. Ini adalah dasar yang menjadi pedoman di seluruh jajaran TNI AD,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa khusus bagi prajurit Tamtama, tuntutan kesiapan mental dan disiplin menjadi sangat penting karena padatnya jadwal pendidikan.
“Mereka tidak punya waktu untuk bersantai. Kegiatan berlangsung dari pagi hingga malam, dan itu berlangsung setiap hari,” ujarnya.
Sementara itu, siswa Bintara juga diingatkan untuk mempersiapkan diri secara maksimal, mengingat mereka akan diproyeksikan sebagai pemimpin tingkat regu setelah menyelesaikan pendidikan.
Pada Gelombang III TA 2025, total 509 siswa mengikuti Dikmata Infanteri dari jumlah keseluruhan 620 peserta yang terbagi ke kecabangan masing-masing. Sedangkan untuk Diktukbareg, terdapat 242 siswa yang resmi memulai pendidikan.
Dansecata Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Jenris Yulmal Vinas, menambahkan bahwa pola pendidikan terus menyesuaikan kebutuhan satuan, khususnya yang mengacu pada peran prajurit di Yonif Teritorial Pembangunan (YTP).
“Perubahan-perubahan kurikulum dimungkinkan terjadi, namun semuanya bertujuan agar pendidikan lebih relevan dan berdampak bagi masyarakat,” jelasnya.
Upacara pembukaan ini menjadi langkah awal pembentukan prajurit-prajurit TNI AD yang diharapkan siap bertugas dan mengabdi secara profesional di masa mendatang.
(Ain)










