MANADO, Nusantaraline.com – Aktivitas dan pengembangan Pelindo Regional 4 di Pelabuhan Manado terus menjadi sorotan manajemen pusat. Hal ini ditegaskan oleh General Manager Pelindo Regional 4 Manado, Nurlayla Arbie, yang menyebut intensitas kunjungan pimpinan sebagai indikator pentingnya pelabuhan tersebut.
Menurut Nurlayla, sepanjang awal tahun 2026, sedikitnya lima direksi dan dua komisaris telah melakukan kunjungan ke Pelabuhan Manado dalam kurun waktu kurang dari empat bulan.
“Ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Manado sedang menjadi perhatian serius dari manajemen Pelindo,” ujarnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (29/4/26).
Meski secara klasifikasi Pelabuhan Manado tergolong kecil di lingkungan Pelindo, namun volume penumpangnya sangat tinggi. Kondisi ini menjadikan pelabuhan tersebut memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.
Ia menjelaskan, peningkatan fasilitas di pelabuhan akan memberikan dampak signifikan terhadap kenyamanan dan pelayanan penumpang. Karena itu, pada tahun 2026 Pelindo berencana kembali melakukan investasi, salah satunya melalui pengaspalan jalan di area pelabuhan baru.
Selain itu, diungkapkan Nurlayla, peluang pengembangan juga dilirik oleh pihak kreditur dari Jakarta yang telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Dari hasil kunjungan tersebut, direncanakan akan ada penambahan fasilitas pendukung berupa mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) serta minimarket di dalam area pelabuhan.
“Kebutuhan ATM ini muncul dari permintaan penumpang kapal, agar mereka tidak perlu keluar area pelabuhan untuk bertransaksi atau berbelanja,” jelas Nurlayla.
Fasilitas tersebut nantinya akan ditempatkan di terminal penumpang guna meningkatkan kelengkapan layanan. Dengan demikian, diharapkan Pelabuhan Manado dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan efisien bagi para pengguna jasa.
(Ain)








