Faked Unsrat Rayakan Dies Natalis ke-67 dengan Segudang Capaian dan Prestasi Membanggakan

MANADO, Nusantaraline.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-67 yang berlangsung di Auditorium Faked Unsrat, Kamis (11/6/2026).

Momentum perayaan ini menjadi ajang refleksi atas berbagai capaian yang berhasil diraih fakultas tertua di lingkungan Unsrat tersebut, baik di bidang pendidikan, penelitian, kerja sama, pengabdian kepada masyarakat, maupun kemahasiswaan.

Sambutan Rektor Unsrat, Oktovian Berty Alexander Sompie, dibacakan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Arthur Gehart Pinaria. Dalam sambutannya, rektor mengajak seluruh sivitas akademika Faked Unsrat untuk terus memperkuat sinergi dan inovasi dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan riset multidisiplin, serta perluasan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi fokus bersama dengan melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, dan para pemangku kepentingan.

“Selamat Dies Natalis ke-67 Fakultas Kedokteran Unsrat. Imanuel, Tuhan beserta kita,” demikian pesan rektor yang disampaikan dalam sidang terbuka tersebut.

Sementara itu, Dekan Faked Unsrat, Billy Johnson Kepel, memaparkan sejumlah capaian strategis fakultas sepanjang periode Mei 2025 hingga April 2026.

Di bidang pendidikan, Faked Unsrat berhasil meluluskan 170 dokter spesialis melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-1). Program Studi Ilmu Penyakit Dalam menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 34 orang, diikuti Obstetri dan Ginekologi sebanyak 24 lulusan serta Ilmu Kesehatan Mata sebanyak 21 lulusan.

Pada sektor penelitian, Faked Unsrat kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Trina Ekawati Tallei masuk dalam daftar Top 2 Persen World Scientists versi Stanford-Elsevier. Bersama Fatimawali, keduanya juga tercatat dalam kategori World’s Top 5 Percent Scientists 2025. Selain itu, Faked Unsrat saat ini mengelola enam jurnal terakreditasi SINTA dan empat jurnal nasional.

Dalam aspek kerja sama, Faked Unsrat memperluas kemitraan dengan delapan rumah sakit di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Fakultas juga terus memperkuat kolaborasi tripartit bersama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou untuk mendukung pendidikan klinik serta pengembangan penelitian.

Capaian positif juga terlihat pada bidang pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan proposal pendanaan yang memperoleh dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi serta LPPM. Berbagai kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Unit Transfusi Darah, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga keagamaan.

Di bidang kemahasiswaan, mahasiswa Faked Unsrat sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang Asian Medical Student’s Conference (AMSC) 2025 yang digelar di Thailand. Tim mahasiswa berhasil meraih Juara I kategori Scientific Paper serta Juara I kategori Scientific Poster.

Dekan menegaskan, sederet capaian tersebut menjadi bukti nyata kontribusi Faked Unsrat dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas sekaligus memenuhi kebutuhan dokter spesialis di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

“Prestasi ini menunjukkan komitmen Faked Unsrat untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, penelitian, serta pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

(Ain)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *