MANADO Nusantaraline.com – Dukungan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus terhadap dunia olahraga dan kebudayaan kembali terlihat nyata. Dalam jamuan makan malam bersama atlet-atlet PON dari cabang bela diri di Wisma Bumi Beringin, Kamis (13/11/25).
Gubernur Yulius memperkenalkan sejumlah kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan para atlet dan pelaku budaya di daerah.
Pada kesempatan itu, Gubernur Yulius mengumumkan pemberian bonus pribadi bagi para peraih medali, Rp25 juta untuk emas, Rp10 juta untuk perak (2 orang), Rp5 juta untuk perunggu (2 orang), serta Rp5 juta untuk setiap pelatih.
Namun tak hanya berhenti pada penghargaan prestasi, Gubernur Yulius juga menyampaikan langkah strategis lain yang tak kalah penting yakni penyediaan BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.500 atlet dan pelatih, serta 1.000 budayawan di Sulawesi Utara.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi merupakan upaya membangun sistem perlindungan yang berkelanjutan bagi para talenta daerah.
“Atlet dan pelaku budaya adalah aset Sulawesi Utara. Mereka harus punya jaminan keselamatan kerja dan masa depan yang lebih terarah,” kata Gubernur Yulius.
Langkah Pemprov Sulut ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang sebelumnya sudah mendorong daerah untuk menguatkan perlindungan sosial bagi atlet berprestasi. Program tersebut dinilai dapat menjadi role model bagi provinsi lain.
Dalam sesi dialog bersama para atlet peraih medali, Gubernur YSK juga menyempatkan diri mendengarkan impian mereka mulai dari ingin menjadi Polisi, Kowad, ASN, hingga pengusaha.
Mendengar itu, Gubernur Yulius memastikan pemerintah daerah siap membantu.
“Cita-cita kalian penting. Pemerintah hadir bukan hanya saat kalian bertanding atau menang, tapi juga dalam menyiapkan masa depan kalian,” tukasnya.
Kebijakan perlindungan bagi atlet dan budayawan ini memperkuat komitmen Pemprov Sulut terhadap pembangunan sumber daya manusia serta peningkatan kesejahteraan yang merata di seluruh daerah.
(Ain)







