Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Zero Bullying dan Satu Komando untuk Seluruh Kepala Sekolah di Sulut

MANADO, Nusantaraline.com – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memberikan arahan tegas kepada seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Utara dalam pertemuan yang digelar, Senin (20/7/2026). Dalam arahannya, Gubernur Yulius menekankan peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan karakter, profesionalisme, serta komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

Mengawali arahannya, Guebrnur Yulius menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik atas suksesnya pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun 2026 yang berlangsung aman, tertib, kondusif, serta mengedepankan pendekatan humanis.

Menurutnya, MPLS tahun ini telah menjadi contoh pelaksanaan yang ramah anak, menyenangkan, dan bebas dari praktik kekerasan fisik maupun tekanan psikologis terhadap peserta didik baru.

Namun demikian, Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus terus dijaga dengan komitmen penuh menerapkan kebijakan Zero Bullying di seluruh satuan pendidikan di Sulawesi Utara.

Ia menginstruksikan agar Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap sekolah diaktifkan secara maksimal. Selain itu, kepala sekolah diminta tidak menutupi kasus kekerasan hanya demi menjaga citra sekolah.

“Setiap persoalan harus diselesaikan secara transparan, adil, dan berpihak kepada korban,” tegas Yulius.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan bahwa kepala sekolah bukan sekadar menjalankan tugas administrasi, tetapi menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah menjaga profesionalisme dalam mengelola dana BOS maupun BOSDA secara transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.

Selain itu, kepala sekolah diminta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar guna memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus sekolah, sehingga target Zero Drop-Out di Sulawesi Utara dapat tercapai.

Di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia, Yulius menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional.

Ia meminta seluruh kepala sekolah memfasilitasi pelaksanaan program tersebut dengan baik melalui koordinasi aktif bersama penyedia layanan, memastikan distribusi makanan berlangsung tertib, higienis, sekaligus memanfaatkan program tersebut untuk menanamkan nilai disiplin dan pola hidup sehat kepada peserta didik.

Tak hanya itu, Gubernur Yulius juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi kehidupan pelajar.

“Sekolah harus menjadi benteng pembentukan karakter siswa dari berbagai ancaman seperti judi online, pinjaman online ilegal, penyalahgunaan narkoba, hingga dampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan,” tegasnya.

Untuk itu, ia meminta peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) lebih dioptimalkan, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal seperti Sitou Timou Tumou Tou dan Torang Samua Basudara sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.

“Khusus bagi kepala SMK, agar memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri melalui program link and match, serta meningkatkan sertifikasi kompetensi agar lulusan siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Yulius meminta juga kepala SLB untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas pendidikan yang ramah disabilitas sehingga hak pendidikan bagi seluruh anak berkebutuhan khusus dapat terpenuhi secara setara.

Di akhir arahannya, Gubernur Yulius menegaskan seluruh kepala sekolah harus bekerja dalam prinsip Satu Komando, yakni loyal, patuh, dan sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah memiliki mental petarung, tidak mudah menyerah menghadapi keterbatasan, terus berinovasi mencari solusi, serta tidak mengeluh dalam menjalankan tugas.

“Kita harus bekerja keras, bersinergi, tulus, dan berintegritas untuk mencetak generasi emas Sulawesi Utara yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkas Gubernur.

(Ain)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *