MANADO Nusantaraline.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum bagi DPRD Sulut untuk melihat kembali perjalanan pembangunan daerah sekaligus menyiapkan langkah ke depan.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sulawesi Utara, dr Fransiscus Andi Silangen SpB KBD, dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara di Kantor DPRD Sulut, Selasa (22/9).
Paripurna tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, jajaran Pemprov Sulut, pimpinan dan anggota DPRD serta sejumlah undangan.
Silangen mengatakan, 62 tahun perjalanan Sulawesi Utara tidak lepas dari sejarah, perjuangan dan semangat masyarakat dalam membangun daerah.
Menurutnya, semangat persatuan, gotong royong dan kecintaan terhadap daerah menjadi bagian penting dalam perjalanan Sulawesi Utara.
“Enam puluh dua tahun perjalanan Provinsi Sulawesi Utara adalah sebuah perjalanan panjang yang tumbuh dari sejarah, perjuangan, dan semangat masyarakat untuk membangun daerahnya,” ujar Silangen.
Ia menyebut Sulawesi Utara memiliki banyak potensi, mulai dari sumber daya alam, budaya, pariwisata, pertanian, perikanan, perkebunan hingga sumber daya manusia.
Pembangunan juga terus mengalami perkembangan. Infrastruktur dibangun, pelayanan publik ditingkatkan, serta akses masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan terus diperkuat.
Sektor pariwisata, pertanian, perikanan, perkebunan, perdagangan dan ekonomi kreatif juga menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Namun, Silangen menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut bukan alasan untuk berhenti melakukan pembenahan.
“Kemajuan bukanlah titik akhir. Apa yang telah memiliki tiga fungsi utama, yaitu pembentukan peraturan daerah, penganggaran dan pengawasan. Ketiganya diarahkan untuk menyalurkan aspirasi dicapai menjadi landasan untuk melangkah lebih jauh,” katanya.
Dalam momentum HUT ke-62, DPRD Sulut juga menegaskan perannya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Silangen mengatakan DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu pembentukan peraturan daerah, penganggaran dan pengawasan. Ketiganya diarahkan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dan memastikan kebijakan pemerintah memberikan manfaat bagi publik.
Sementara pemerintah provinsi memiliki tugas dalam menjalankan pemerintahan, meningkatkan pelayanan masyarakat serta mengembangkan ekonomi dan potensi daerah.
Meski memiliki fungsi yang berbeda, DPRD dan pemerintah tetap memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Sulawesi Utara.
Silangen mengatakan perbedaan pandangan dalam pembahasan kebijakan merupakan bagian dari demokrasi. Karena itu, dialog dan keterbukaan diperlukan agar keputusan yang diambil tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.
DPRD Sulut juga memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian Pemprov Sulut dalam satu tahun terakhir, terutama di bidang ekonomi, sumber daya manusia, pariwisata, pelayanan publik dan prestasi masyarakat.
HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara tahun 2026 mengusung tema “Sulut Melaju, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”
Silangen menjelaskan, tema tersebut menggambarkan arah pembangunan Sulawesi Utara.
“Sulut Melaju” berarti terus bergerak dan mampu menghadapi perubahan. “Maju” berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah.
Sementara “Sejahtera” berarti pembangunan harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sedangkan “Berkelanjutan” berarti pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kepentingan jangka panjang dan masa depan generasi berikutnya.
Dalam sambutannya, Silangen juga menyampaikan pesan dari Yesaya 40:31 tentang kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi perjalanan kehidupan. Pesan tersebut dikaitkan dengan pentingnya ketekunan dan kebijaksanaan dalam membangun daerah.
Memasuki usia ke-62, Silangen mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam pembangunan Sulawesi Utara.
Ia mengajak pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, generasi muda, insan pers dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menentukan masa depan daerah.
“Mari kita satukan gagasan, padukan kekuatan, dan bergerak dalam semangat gotong royong,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan Sulawesi Utara bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan DPRD. Partisipasi masyarakat juga diperlukan agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.
Silangen juga memberikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini membantu menyampaikan informasi mengenai kegiatan dan tugas DPRD kepada masyarakat.
Peringatan HUT ke-62 Sulawesi Utara pun menjadi momentum untuk melanjutkan pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat kualitas sumber daya manusia dan menjaga pembangunan agar tetap berkelanjutan.
Dengan semangat “Sulut Melaju, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus bekerja bersama membangun Sulawesi Utara bagi generasi sekarang dan masa depan.
(Advetorial)











