MANADO, Nusantaraline.com – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POMAD) dimanfaatkan Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) XIII/Merdeka untuk memperkuat komitmen menjaga disiplin, penegakan hukum, dan kesiapan menghadapi dinamika tugas ke depan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelaksanaan Apel Korps yang digelar di Markas Pomdam XIII/Merdeka, Jalan 14 Februari, Kota Manado, Senin (22/6/2026).
Dalam amanat Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspomad) Mayjen TNI Eka Wijaya Permana yang dibacakan Wakil Komandan Pomdam XIII/Merdeka Letkol Cpm Akhmad Khotib Hari Utomo selaku inspektur upacara, disampaikan bahwa eksistensi Polisi Militer bukan sekadar sebagai aparat penegak hukum internal, tetapi juga menjadi penjaga kehormatan, disiplin, dan tata tertib di lingkungan TNI AD.
Menurutnya, tantangan organisasi ke depan menuntut prajurit Pomad untuk semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan strategis pertahanan nasional, termasuk dalam mendukung pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP).
Seluruh jajaran Pomdam dan Denpom pun diarahkan untuk memperkuat pengawasan serta pengawalan terhadap pelaksanaan pembangunan satuan tersebut. Tidak hanya fokus pada aspek pengamanan, tetapi juga aktif melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan di wilayah dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.
Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa kehadiran YTP dipandang sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam menopang pembangunan nasional, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendukung sistem pertahanan wilayah.
Sejalan dengan perubahan doktrin dan pembentukan satuan baru, kesiapan mental personel dinilai menjadi faktor penting. Polisi Militer dituntut terus bertransformasi agar seluruh proses operasional maupun latihan berjalan sesuai aturan, prosedur, dan standar disiplin militer yang berlaku.
Mengusung tema “POMAD Prima Siap Mendukung Tugas Pokok TNI AD Untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, peringatan tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat pengawasan internal, serta menjaga tegaknya supremasi hukum di lingkungan TNI AD.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, rangkaian HUT ke-80 POMAD juga diisi dengan kegiatan sosial kemasyarakatan dan ziarah rombongan ke taman makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.
Melalui rangkaian tersebut, semangat kedekatan TNI AD dengan masyarakat kembali ditegaskan sebagai bagian dari upaya membangun sistem pertahanan negara yang kuat dan berkelanjutan.
(Ain)







