MANADO Nusantaraline.com – Mengawali aktivitas kerja di pekan baru, jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara bersama Sekretariat DPRD dan Forum Wartawan DPRD Sulut mengikuti ibadah rutin yang dilaksanakan di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (25/5/26).
Ibadah tersebut menjadi sarana refleksi spiritual bagi seluruh peserta sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Firman Tuhan yang disampaikan mengangkat tema tentang pentingnya membangun kehidupan yang berlandaskan iman, menjaga kedekatan dengan Tuhan, serta membuka diri terhadap tuntunan Roh Kudus dalam setiap aspek kehidupan.
Dalam penyampaiannya, pelayan firman mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menjadikan ibadah sebagai rutinitas, tetapi sebagai kebutuhan yang mampu membentuk karakter, memperkuat moral, dan menuntun setiap keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari. Momentum menjelang peringatan Hari Pentakosta juga disebut sebagai pengingat akan pentingnya peranan Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya.
Suasana ibadah berlangsung khidmat namun tetap hangat. Sejumlah pesan disampaikan dengan pendekatan yang ringan sehingga mudah diterima jemaat. Salah satu penekanan yang diberikan adalah pentingnya kesungguhan dalam membangun persekutuan dan tidak sekadar hadir secara formal tanpa keterlibatan hati yang tulus.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Utara, Fransiskus Silangen, menyampaikan apresiasi atas pesan rohani yang diberikan. Menurutnya, nilai-nilai yang disampaikan sangat relevan bagi para penyelenggara pemerintahan dan wakil rakyat yang setiap hari menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan amanah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas pelayanan publik, diperlukan hikmat, kebijaksanaan, dan tuntunan Tuhan agar setiap keputusan yang diambil tetap berada pada jalur yang benar. Kehidupan yang berlandaskan iman dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga komitmen, kejujuran, serta tanggung jawab terhadap pekerjaan.
Lebih lanjut, Silangen menjelaskan bahwa pelaksanaan ibadah rutin setiap awal pekan merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian tugas, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual.
Menurutnya, setiap individu memiliki keterbatasan dan tidak luput dari kesalahan. Karena itu, melalui ibadah rutin, seluruh jajaran DPRD dan Sekretariat diharapkan dapat terus melakukan evaluasi diri, memperbaiki sikap, serta memperkuat hubungan dengan Tuhan dalam menjalani kehidupan dan pekerjaan.
Kegiatan tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga integritas, mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di lingkungan DPRD Sulawesi Utara.
(rdk)







