YOGYAKARTA, Nusantaraline.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, bersama Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Dr. Merry Elisabeth Kalalo, SE., MH., dan jajaran pengurus TP PKK Sulut melakukan kunjungan kerja ke MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo di kawasan Kasongan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (13/7/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya TP PKK Sulawesi Utara untuk memperkaya wawasan mengenai pengembangan industri kreatif berbasis budaya sekaligus mencari referensi dalam mendorong kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Di museum yang dikenal sebagai salah satu sentra gerabah ternama di Indonesia itu, rombongan meninjau berbagai koleksi karya seni gerabah serta menyaksikan secara langsung proses pembuatannya, mulai dari pembentukan bahan baku hingga tahap pembakaran.
Selain melihat proses produksi, rombongan juga berdiskusi dengan pengelola dan para perajin mengenai strategi pemberdayaan pelaku usaha, inovasi produk, hingga pemasaran yang mampu meningkatkan daya saing serta nilai ekonomi hasil kerajinan.
Ny. Anik Yulius Selvanus mengapresiasi komitmen para perajin yang terus menjaga kelestarian budaya melalui karya-karya gerabah berkualitas sekaligus mampu mengembangkan produk yang memiliki nilai jual tinggi.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama kunjungan menjadi bekal penting untuk mengembangkan potensi kerajinan lokal di Sulawesi Utara agar semakin inovatif dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
“Kunjungan ini memberikan banyak inspirasi bagi kami untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan kerajinan lokal. Potensi yang dimiliki Sulawesi Utara sangat besar dan perlu terus didukung melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, serta promosi yang berkelanjutan,” ujar Ny. Anik.
Melalui kunjungan tersebut, TP PKK Provinsi Sulawesi Utara berharap dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah, sekaligus mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
(Ain)






