MANADO, Nusantaraline.com – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menjadi narasumber dalam kuliah umum bertema Pengembangan Sumber Daya dan Pembangunan Kota Manado yang digelar di Politeknik Negeri Manado, Rabu (11/3/26).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, MBA, para wakil direktur, kepala pusat, pimpinan unit kerja, serta mahasiswa dari berbagai jurusan.
Kuliah umum yang turut didampingi Kepala Bagian Kerja Sama Pemerintah Kota Manado itu menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memahami arah pembangunan Kota Manado sekaligus peluang kontribusi generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam pemaparannya, Andrei Angouw menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi, khususnya alumni Polimdo, untuk memberi dampak positif bagi kampus maupun masyarakat. Ia juga mendorong para alumni yang telah berkarier di berbagai sektor agar membuka kesempatan bagi lulusan Polimdo untuk berkembang di dunia kerja.
“Kampus harus mampu menciptakan lulusan yang memiliki etos kerja, keterampilan, karakter, serta semangat kreatif yang tinggi,” ujar Angouw di hadapan peserta kuliah umum.
Ia juga memaparkan sejumlah strategi pembangunan yang sedang dan akan dijalankan Pemerintah Kota Manado. Di antaranya peningkatan fasilitas publik guna menunjang kenyamanan serta keamanan masyarakat, seperti pengembangan layanan transportasi umum Bus Trans Manado dan penambahan jalur pedestrian di sejumlah titik strategis kota.
Selain itu, pemerintah kota tengah menyiapkan sejumlah kebijakan, termasuk rencana peningkatan pajak parkir yang diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi umum.
Pada kesempatan tersebut, Angouw turut mengungkapkan data ketenagakerjaan yang menunjukkan sekitar 45 ribu lulusan sarjana masih menganggur, dengan tingkat pengangguran terbuka lulusan D4 hingga S3 mencapai 6,23 persen.
Kondisi ini, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi diri.
Ia juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi informasi, termasuk memahami perkembangan Artificial Intelligence (AI), serta meningkatkan kemampuan bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Mandarin agar mampu bersaing di tingkat global.
Lebih lanjut, Wali Kota Manado juga mendorong kolaborasi antara Pemerintah Kota Manado dan Polimdo dalam menciptakan berbagai inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Beberapa contoh kerja sama yang dapat dikembangkan antara lain pembuatan alat pengangkat sampah di kawasan pantai bersama Dinas Lingkungan Hidup, serta pengembangan teknologi pertanian yang lebih efektif dan efisien.
Melalui kuliah umum tersebut, mahasiswa Polimdo diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta siap bersaing di tingkat global.
(Ain)







