Pangdam XIII/Merdeka Siap Kawal Pemilu 2024 Berjalan Aman dan Damai

Daerah, Headline1013 Dilihat

MANADO Nusantaraline.com – Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Kodam XIII/Merdeka dibawah Komando Mayjen TNI Alfret Denny Tuejeh terus berupaya untuk mengawal proses demokrasi ini agar berjalan dengan baik. Karena mengingat Pemilu 2024 tinggal menghitung bulan.

Terkait hal tersebut, Pangdam Tuejeh  mengundang perwakilan dari KBT (Keluarga Besar TNI), Ormas (Organisasi Kemasyarakatan), LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), dan Media Pers wilayah Sulawesi Utara, dalam acara coffee morning, yang  di gelar di Aula Grhadika Jaya Sakti, Selasa (21/3/23).

Pangdam Tuejeh mengungkapkan, bahwa ini merupakan upaya yang di lakukan, untuk mengawal agar demokrasi ini berjalan dengan baik.

“Dalam coffee morning ini kita berikan himbauan dan bagaimana caranya supaya proses demokrasi yang berada di Sulawesi Utara ini berjalan aman dan lancar, karena kita semua berharap agar supaya pesta demokrasi nanti menghasilkan hasil yang berkualitas,” ucapnya.

Ia menyampaikan, Pemilu Ini merupakan suatu momen bagi rakyat Indonesia dalam rangka menentukan siapa wakilnya yang duduk di bagian penting di negeri dan daerah ini, sehingga untuk mengambil keputusan yang terbaik, tentu harus didukung suasana yang tertib dan damai.

Dirinya pun mengucap syukur, karena dalam proses demokrasi selama ini, di Sulut aman-aman saja.

“Saya senang khusus di Sulut, di Sulut baik-baik saja, tingkat partisipasinya diatas rata-rata nasional, nah kualitas ini yang kita harapkan semakin kita tingkatkan, dan ini hanya bisa tercapai kalau kita punya komitmen yang kuat,” tukas Pangdam Tuejeh, sembari meminta agar semua bisa bekerjasama dengan baik agar proses pesta demokrasi nanti bisa berjalan aman dan damai.

Sementara itu, Ketua KPU Sulut Meidy Yafeth Tinangon, menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada Pangdam XIII/Merdeka karena telah di undang untuk membahas bersama bagaimana menyukseskan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024.

“Ini merupakan agenda nasional yang harus sama-sama kita tuntaskan,” ucapnya.

Tinangon juga mengungkapkan, Sejauh ini KPU tetap on the track sesuai dengan tahapan yang telah di tetapkan.

“Walaupun ada isu-isu penundaan Pemilu dan Pilkada 2024, tapi kita tetap jalan terus, sesuai dengan tahapan, karena Pemilu merupakan agenda nasional, sesuai dengan konstitusi ,Pemilu harus dilaksanakan setiap 5 tahun sekali,” tegasnya, sembari mengatakan, sehingga kita tidak bisa menunda lagi Pemilu krena harus reguler, sebelumnya tahun 2019 ya selanjutnya harus dilaksanakan tahun 2024.

Sebelumnya, dalam cofee morning juga  meghadirkan  Dekan Fispol Universitas Sam Ratulangi Manado yakni Dr. Novi Reuli Pioh, M.si, yang memberikan paparannya terkait sinergitas komponen bangsa dalam keberagamaan turut serta mendukung dan mensukseskan pemilu 2024.

Turut hadir dalam acara Coffee Morning, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI M. Luthfie Beta, S. Sos, M.Si, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Denny Masengi, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Drs. Theodorus Kawatu, para Asisten dan Kabalakdam XIII/Merdeka, Kasrem, Ketua KPU Sulut Meidy Yafeth Tinangon, Pimpinan Bawaslu Sulut  dan Dekan Fispol Universitas Sam Ratulangi Manado Dr. Novi Reuli Pioh, M.si, serta Pimpinan KBT, Ketua Ormas, Ketua LSM dan Media Pers wilayah Sulawesi Utara.

(ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *