MANADO Nusantaraline.com – PT Pelindo Regional 4 Manado terus berbenah untuk menghadirkan pelayanan pelabuhan yang lebih modern dan tertib. Salah satu langkah strategis yang segera diwujudkan adalah penerapan autogate system di terminal penumpang, yang akan mulai diberlakukan pada 1 Desember 2025.
Kebijakan baru ini akan membatasi akses ke area dermaga hanya bagi penumpang yang memiliki tiket resmi. “Mulai 1 Desember nanti, kami akan menerapkan sistem autogate dan metal detector di area terminal penumpang sebagai bagian dari standardisasi layanan Pelindo,” ujar General Manager PT Pelindo Regional 4 Manado, Nurlayla Arbie, Senin (10/11/2025).
Ia menjelaskan, sistem autogate memungkinkan penumpang untuk melakukan tap tiket secara otomatis sebelum menuju ke dermaga. Dengan sistem ini, area pelabuhan tidak lagi bisa diakses oleh pihak yang tidak berkepentingan, termasuk pengantar maupun pedagang asongan.
“Berdasarkan aturan pelayaran, hanya penumpang dan petugas resmi yang diperbolehkan berada di dermaga. Luas area Pelabuhan Manado terbatas, sehingga ketertiban dan keamanan harus dijaga,” tegas Nurlayla.
Untuk mendukung kelancaran sistem baru tersebut, Pelindo akan menyiapkan tujuh unit autogate. Uji coba sistem dijadwalkan pada 25 November 2025, dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk Wali Kota Manado, Bupati Talaud, dan Bupati Sitaro.
Selain memperketat akses, Pelindo juga bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam pengamanan pelabuhan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan KP3, dan nantinya akan diperkuat oleh unsur POM AL, Marinir, dan POM AD,” tambahnya.
Dalam masa libur Natal dan Tahun Baru, setidaknya akan ada tiga personel keamanan yang berjaga di area terminal, baik di sekitar autogate maupun metal detector. Penjagaan juga akan diperkuat di area dermaga untuk memastikan proses keberangkatan berjalan tertib.
Tak hanya fokus pada sistem keamanan, Pelindo Regional 4 Manado juga tengah membangun kanopi penghubung antara terminal dan dermaga, agar penumpang lebih nyaman ketika naik ke kapal tanpa harus khawatir panas atau hujan.
Transformasi ini menjadi bagian dari upaya besar Pelindo untuk menghadirkan pelabuhan yang aman, efisien, dan berstandar modern, sejalan dengan semangat peningkatan pelayanan publik di sektor transportasi laut.
(Ain)







