KOCHi Nusantaraline.com – Kunjungan kerja Tim Pemprov Sulawesi Utara yang dipimpin Ketua TP. PKK sekaligus Ketua Dekranasda Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, menarik perhatian publik Jepang. Sejumlah media di Prefektur Kochi menayangkan secara langsung momen pertemuan antara rombongan Sulut dan Gubernur Kochi, Hamada Seiji, yang berlangsung pekan lalu.
Tim Sulut bahkan sempat menyaksikan sendiri liputan tersebut saat berada di Jepang.
Melalui akun media sosialnya, Anik Wandriani mengunggah cuplikan siaran itu sembari menuliskan bahwa kunjungan ini difokuskan pada pembahasan peluang kerja sama di bidang teknologi, beasiswa, serta hubungan dagang antara Sulut dan Jepang.
Iq juga menyampaikan harapan agar pemerintah Jepang terus memberi perhatian kepada warga Sulut yang bekerja maupun menempuh pendidikan di negeri tersebut.
Kunjungan rombongan Sulut diawali dengan agenda pemantauan kondisi para pekerja magang lulusan SMK di Tokyo dan Nagasaki.
Setelah mendengarkan langsung berbagai laporan dan pengalaman para peserta magang, tim melanjutkan perjalanan menuju Kochi untuk memenuhi undangan pertemuan resmi dengan pemerintah setempat.
Dalam pertemuan itu, Ny. Anik Yulius Selvanus menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang diberikan kepada rombongan Sulut.
Ia juga menitipkan salam dari Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., yang tidak dapat hadir karena agenda pemerintahan di Tanah Air.
Memanfaatkan forum tersebut, Anik memaparkan berbagai potensi Sulawesi Utara sekaligus mengusulkan penguatan kerja sama lintas sektor.
Beberapa peluang yang dibicarakan antara lain program beasiswa bagi putra-putri Sulut, pengiriman instruktur Bahasa Jepang ke Manado, kolaborasi teknologi untuk sektor perikanan dan pertanian, hingga dukungan pembukaan kembali penerbangan langsung Manado-Jepang.
Gubernur Kochi, Hamada Seiji, menyambut baik pemaparan tersebut. Ia mengungkapkan apresiasinya terhadap konsistensi Sulut dalam mengirimkan tenaga magang, termasuk ke wilayah Kochi. Hamada juga memaparkan potensi daerahnya yang masih membutuhkan tambahan tenaga terampil, khususnya di bidang kelautan dan pertanian , dua sektor yang juga menjadi unggulan Sulut.
Ia menegaskan bahwa kekurangan tenaga kerja menjadi tantangan utama Kochi, dan dalam dua tahun terakhir, Sulut telah menjadi salah satu daerah mitra yang menyediakan tenaga magang berkualitas.
Pertemuan berlangsung hangat dan ditutup dengan saling bertukar cendera mata serta sesi foto bersama. Rombongan Sulut dalam kesempatan ini turut didampingi Asisten I Dr. Denny Mangala, Kepala Bappeda Dr. Elvira Katuuk, Kepala Dinas Pendidikan Dr. Femmy Suluh, serta Karo Umum Ni Putu Ani.
(Ain)







