MANADO Nusantaraline.com – Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) VI Makassar bersama Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Bidang Konstruksi di Ibis Manado City Center Boulevard, 18–22 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia vokasi sekaligus mendukung pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Polimdo.
Sebanyak 24 dosen dari Jurusan Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin mengikuti pelatihan tersebut sebagai calon asesor kompetensi konstruksi.
Para peserta dibekali metodologi asesmen kompetensi oleh instruktur profesional guna mempersiapkan asesor yang mampu melaksanakan uji kompetensi tenaga kerja konstruksi, khususnya di Sulawesi Utara.
Kepala Seksi Pelaksanaan BJKW VI Makassar, Ahmad Nithas Damopolii, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara institusi pendidikan vokasi dan sektor konstruksi dalam meningkatkan kompetensi serta layanan sertifikasi profesi.
Menurutnya, Polimdo saat ini terus memperkuat kesiapan LSP P1 dengan melengkapi sejumlah skema konstruksi yang masih berproses di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).
Direktur Politeknik Negeri Manado, Maryke Alelo, mengapresiasi dukungan BJKW VI Makassar terhadap pengembangan kompetensi di lingkungan Polimdo. Ia menegaskan kompetensi menjadi aspek penting dalam pendidikan vokasi, terutama dalam membangun keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
“Dosen politeknik tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga harus memiliki kompetensi yang dapat didemonstrasikan secara nyata sebelum melakukan penilaian terhadap mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Kimbron Manik, menilai pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja konstruksi nasional.
Ia menyebut keberadaan LSP P1 Polimdo menjadi langkah strategis dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Ketua Jurusan Teknik Sipil Polimdo, Trio Pendekar Lonan, menambahkan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Polimdo dan BJKW VI Makassar. Melalui program itu, Polimdo diharapkan mampu memperkuat Tempat Uji Kompetensi (TUK) sekaligus menghasilkan asesor kompetensi yang dapat mendukung sertifikasi lulusan di bidang konstruksi.
Pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi tersertifikasi di Indonesia serta memperkuat daya saing lulusan pendidikan vokasi di tingkat nasional.
(Ain)






