MANADO Nusantaraline.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus memperluas peluang global bagi mahasiswanya dengan mendorong partisipasi dalam program magang internasional.
Lewat Jurusan Pariwisata, khususnya Program Studi D4 Perhotelan, mahasiswa tidak hanya dibekali pembelajaran di kelas, tetapi juga kesempatan merasakan langsung dunia kerja di luar negeri. Sejumlah negara tujuan yang menjadi mitra program ini antara lain Jepang, China, dan Taiwan.
Ketua Program Studi D4 Perhotelan, Dimas Ero Permana, mengungkapkan bahwa setiap negara memiliki ketentuan dan durasi magang yang berbeda.
Menurutnya, program di China berlangsung selama enam bulan, sementara Taiwan dan Jepang masing-masing menawarkan masa magang hingga satu tahun.
Ia menjelaskan, mahasiswa yang ingin mengikuti program ke Taiwan diwajibkan memiliki sertifikat TOEIC dengan skor tertentu sesuai standar otoritas pariwisata setempat. Selain itu, kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat utama, sementara penguasaan bahasa Mandarin menjadi nilai tambah.
Untuk program di Jepang, peserta diwajibkan memiliki kemampuan dasar bahasa Jepang sebagai bekal utama. Sedangkan di China, penguasaan bahasa Mandarin menjadi kebutuhan penting mengingat penggunaan bahasa Inggris masih terbatas di sektor layanan wisata lokal.
Sebagai bentuk kesiapan, Polimdo telah memberikan pelatihan bahasa secara intensif kepada mahasiswa, khususnya Mandarin, guna menunjang keberhasilan mereka selama menjalani magang di luar negeri.
Dalam waktu dekat, kampus ini dijadwalkan memberangkatkan mahasiswa ke Taiwan pada akhir Juni 2026 untuk program magang selama satu tahun, dengan kisaran insentif mencapai Rp16 juta per bulan.
Sementara itu, program magang ke China direncanakan berlangsung selama enam bulan dan dijadwalkan mulai pada Mei 2026.
Inisiatif ini menjadi salah satu langkah strategis Polimdo dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat global, khususnya di sektor pariwisata dan perhotelan.
(*/Ain)







