MANADO Nusantaraline.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Prof. Paula Runtuwene, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sektor pendidikan melalui kegiatan reses yang dilaksanakan di Kota Manado pekan lalu. Kegiatan ini difokuskan pada sekolah tingkat SMA dan SMK, serta melibatkan siswa, pengurus OSIS, dan para guru untuk menyerap berbagai aspirasi di dunia pendidikan.
Dalam agenda tersebut, Prof. Paula yang juga duduk di Komisi IV DPRD Sulut mengunjungi beberapa sekolah, di antaranya SMK Negeri 1 Manado, SMK Negeri 9, dan SMA Negeri 4. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk berdialog langsung dengan pihak sekolah, baik guru maupun siswa, guna mengetahui kondisi sarana dan prasarana pendidikan.
Sejumlah hal yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut meliputi kebutuhan ruang kelas, laboratorium, pagar sekolah, fasilitas olahraga, hingga ketersediaan tenaga pendidik. Selain itu, pembahasan juga mencakup dukungan terhadap pengembangan seni dan budaya, olahraga, teknologi informasi, serta pemberian apresiasi bagi siswa berprestasi.
Berbagai aspirasi yang disampaikan mencerminkan kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi fasilitas maupun pengembangan potensi siswa. Prof. Paula menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut akan diperjuangkan agar mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
“Sebagai anggota DPRD Sulut, saya ingin memastikan setiap aspirasi dari dunia pendidikan, baik dari guru maupun siswa, dapat disampaikan dan diperjuangkan sesuai dengan kondisi keuangan daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan reses menjadi sarana penting untuk memahami kondisi nyata di lapangan, sehingga tidak hanya bergantung pada laporan administratif semata.
Pertemuan ini tidak hanya menyoroti kebutuhan fisik sekolah, tetapi juga penguatan program pengembangan siswa, pemanfaatan teknologi, serta pemberian penghargaan bagi prestasi. Dengan mendengar langsung aspirasi tersebut, DPRD dapat merumuskan rekomendasi yang lebih tepat sasaran.
Prof. Paula berharap kegiatan reses ini dapat menjadi penghubung antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah, sehingga setiap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara nyata demi peningkatan kualitas pendidikan dan kemajuan generasi muda di Sulawesi Utara.
(rdk)






