Serap Masukan Dunia Kerja, UPA Karier Polimdo Sambangi Industri dan Instansi Pemerintah

MANADO Nusantaraline.com – Unit Pengembangan Akademik (UPA) Karier Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melakukan kunjungan ke sejumlah industri dan lembaga pemerintahan sebagai upaya menjaring masukan dari para pemangku kepentingan terkait kualitas lulusan Polimdo.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala UPA Karier Polimdo, Alfrets Septy Wauran, ST., MCSE., M.Kom., ini bertujuan memperoleh gambaran nyata mengenai kinerja alumni di dunia kerja. Selain itu, hasil kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan akreditasi serta Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

“Dalam IKU terdapat poin 1.1 dan 1.2. IKU 1.1 berkaitan dengan lulusan dan masa tunggu kerja, sementara IKU 1.2 menyangkut tingkat kepuasan stakeholder,” ujar Alfrets saat ditemui di Lantai III Gedung Utama Polimdo, Jumat (5/12/2025).

Ia menjelaskan, tim UPA Karier secara langsung mendatangi perusahaan dan instansi untuk berdialog dengan alumni serta pihak pengguna lulusan. Wawancara tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi, sekaligus memotivasi mahasiswa dan calon mahasiswa, serta memperkuat promosi kampus.

“Perusahaan yang kami kunjungi lebih dari sepuluh, di antaranya PLN, PLTU, PT Sasa Inti, PU, serta beberapa kantor pemerintahan,” ungkapnya.

Sebagian besar alumni yang ditemui berasal dari Jurusan Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Mesin. Namun demikian, jurusan lain juga akan dijadwalkan untuk dikunjungi agar diperoleh data yang lebih menyeluruh.

“Kami juga sudah berkunjung ke BRI dan BNI. Di sana terdapat alumni dari Akuntansi dan Administrasi Bisnis, bahkan ada yang bekerja di perbankan swasta,” tambah Alfrets.

Meski demikian, ia mengakui sebaran lulusan Polimdo di dunia kerja masih belum merata. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi bagian dari tugas Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang didelegasikan kepada UPA Pengembangan Karier untuk mengkaji hasil temuan lapangan sebagai bahan perbaikan ke depan.

“Sebagai Kepala UPA, saya bertanggung jawab atas tracer study alumni. Ke depan, kami akan kembali turun ke lapangan. Menariknya, justru banyak perusahaan yang menawarkan untuk menerima lebih banyak lulusan Polimdo,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah perusahaan seperti PLTU dan PT Sasa Inti bahkan menyatakan kesiapan untuk menambah kuota penerimaan lulusan Polimdo. Data yang dihimpun menunjukkan tingkat kepuasan perusahaan terhadap kinerja alumni cukup tinggi.

“Disiplin dan kemampuan kerja sama yang terbentuk melalui sistem perkuliahan yang padat dinilai sangat membantu di dunia kerja,” katanya.

Menurut Alfrets, IPK bukan menjadi faktor utama penilaian perusahaan. Kompetensi, keterampilan, sikap, dan soft skill justru menjadi aspek yang paling diperhatikan.

“Anak-anak vokasi pada dasarnya sudah siap kerja, tinggal sedikit dipoles. Attitude dan soft skill menjadi nilai utama, sehingga lulusan Polimdo sangat diminati. Saat ini kami juga mulai menyaring lulusan yang siap ditempatkan di perusahaan-perusahaan tersebut,” pungkasnya.

(*/Ain)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *