Gorontalo Nusantaraline.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, melakukan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ballroom Hotel Grand Q Gorontalo, Minggu (19/4/26). Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan KomisiIX DPR RI itu memberikan penekanan khusus pada integritaspelaksanaan program di tingkat akar rumput.
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, Nihayatul menyatakan bahwa Program MBG bukan sekadar pembagian makanan, melainkan investasistrategis negara untuk memutus rantai kemiskinan dan masalahgizi kronis atau stunting.
Poin utama yang ditekankan Nihayatul dalam orasi kuncinyaadalah mengenai fungsi pengawasan. Ia memberikan peringatankeras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok dan distribusi makanan.
“Komisi IX akan terus melakukan pengawasan hingga kedaerah-daerah untuk memastikan program ini berjalan denganbaik dan benar. Kami sebagai wakil rakyat akan menindak tegassiapa pun, jika program ini dijalankan dengan tidak serius, ataujika ada penyelewengan di dapur-dapur SPPG,” tegas Nihayatul di hadapan para undangan.
Menurutnya, kualitas makanan yang sampai ke tangan anak-anak, lansia, dan ibu hamil tidak boleh dikompromikan. Iaberharap keberadaan Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) di Kota Gorontalo menjadi percontohan integritas, di mana standar gizi terpenuhi dan proses pengadaannyatransparan.
Selain fokus pada kesehatan, Nihayatul Wafiroh melihat peluangbesar program ini dalam menciptakan lapangan kerja baru di Gorontalo. Ia mendorong agar program ini memaksimalkanpotensi lokal, mulai dari tenaga kerja hingga bahan pangan daripetani setempat.
“Dampak positif pasti menjadi harapan kami semua. Di Kota Gorontalo sendiri, saya berharap program ini dapatmeningkatkan kualitas SDM anak-anak kita di masa depansekaligus menjadi stimulus ekonomi lapangan kerja lokal,” tambahnya.
Sosialisasi ini diakhiri dengan pesan kuat dari Nihayatul Wafiroh bahwa kesuksesan Program MBG adalah harga mati demi tercapainya Generasi Emas Indonesia.
Ia mengajak masyarakat untuk turut aktif memantau jalannya program iniagar cita-cita mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan sejahtera dapat terwujud secara nyata di meja makan setiap warga.
(*/Ain)







