MANADO Nusantaraline.com – Kodam XIII/Merdeka menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan tatap muka bersama komponen masyarakat di Ruang Serbaguna Makodam, Jumat (27/3/26).
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan komitmennya untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.
Menurut Pangdam, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk mendengar berbagai masukan yang selama ini ia temui di lapangan. Ia juga mengingatkan bahwa situasi global saat ini tengah berada dalam dinamika yang kompleks.
“Perkembangan konflik internasional berdampak luas terhadap stabilitas dunia, khususnya di sektor energi dan ekonomi. Gangguan distribusi energi global telah memicu kenaikan harga minyak dunia,” ujarnya.
Pangdam mencontohkan kondisi di sejumlah negara yang terdampak, seperti keterbatasan bahan bakar di Filipina hingga penutupan sejumlah SPBU di Australia. Namun demikian, ia bersyukur kondisi di Sulawesi Utara, masih relatif stabil.
“Alhamdulillah, hingga saat ini SPBU di Manado dan sekitarnya masih beroperasi normal, dan antrean tidak seperti di daerah lain,” katanya.
Ia menambahkan, dampak global tersebut juga berpotensi memengaruhi ketersediaan energi dan pangan di daerah. Namun saat audiensi dengan Wakil Direktur Utama Bulog, berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Bersehati, stok pangan di Sulawesi Utara masih mencukupi dan harga tetap stabil.
“Perhatian pemerintah pusat terhadap Sulawesi Utara sangat besar. Kita patut bersyukur karena ketersediaan pangan masih terjaga,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat ketahanan daerah di tengah situasi global yang tidak menentu. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan.
“Pesan dari Panglima TNI agar soliditas yang sudah terbangun di Manado terus dijaga. Keberhasilan pelaksanaan Natal dan Idul Fitri yang aman dan penuh toleransi mendapat apresiasi dari pimpinan TNI,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pangdam mengajak masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah, menghindari provokasi, serta memperkuat persatuan dalam keberagaman.
“Stabilitas keamanan adalah fondasi utama bagi pembangunan daerah dan nasional. Karena itu, mari kita bersama menjaga persatuan dan mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mendorong sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.
Di akhir penyampaiannya, Pangdam menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Kami akan selalu hadir membantu masyarakat dalam setiap kesulitan. Makanya saya selalu ingatkan anggota saya agar jangan lelah berbuat baik, sekecil apapun itu pasti bermanfaat jika dilakukan dengan tulus,” tandasnya.
(Ain)







