TOMOHON, Nusantaraline.com – Tomohon kembali bersiap menjadi panggung pariwisata dunia. Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 akan digelar pada 7–12 Agustus 2026, membawa semangat kolaborasi sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia.
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E. mengajak masyarakat Indonesia hingga wisatawan mancanegara untuk datang langsung ke Tomohon dan menyaksikan kemeriahan festival bunga yang telah menjadi salah satu agenda pariwisata penting di Sulawesi Utara tersebut.
Menurut Yulius, TIFF bukan sekadar parade bunga dan pertunjukan budaya. Lebih dari itu, festival ini menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, kreativitas, sekaligus keramahan masyarakat Sulawesi Utara kepada dunia.
“Saya mengajak masyarakat dari seluruh Indonesia dan berbagai belahan dunia untuk datang ke Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Saksikan langsung keindahan alam, kekayaan budaya, keramahan masyarakat, dan kemeriahan Tomohon International Flower Festival 2026,” ujar Yulius.
Tomohon sendiri memiliki modal kuat sebagai destinasi wisata. Berada di kawasan pegunungan, kota ini menawarkan udara sejuk, panorama alam, kekayaan budaya, serta kehidupan masyarakat yang menjadi bagian dari daya tarik wisata Sulawesi Utara.
Potensi tersebut, kata Yulius, harus terus dikembangkan sehingga kehadiran wisatawan tidak hanya memberikan pengalaman, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat.
TIFF 2026 mengusung tema “Collaboration of Spirit”. Tema tersebut merefleksikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas kreatif, hingga dunia pariwisata dalam membangun industri pariwisata yang semakin kuat dan berdaya saing.
Berbagai atraksi telah disiapkan untuk menyambut wisatawan. Parade kendaraan hias berbasis bunga akan menjadi salah satu daya tarik utama, dilengkapi pertunjukan seni dan budaya serta rangkaian kegiatan yang menggabungkan kreativitas, tradisi dan potensi pariwisata.
Bagi Pemprov Sulut, momentum TIFF juga harus mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. Kehadiran wisatawan diharapkan meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, ekonomi kreatif, sektor jasa, perhotelan, kuliner hingga berbagai usaha masyarakat.
Gubernur Yulius menegaskan, keberhasilan festival tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari sejauh mana TIFF mampu meninggalkan dampak positif bagi masyarakat dan memperluas promosi destinasi wisata Sulawesi Utara.
“Biarkan Tomohon menyambut kita dengan keindahan alam, kehangatan budaya, dan festival bunga yang menjadi kebanggaan Indonesia. Mari kita bersama-sama sukseskan TIFF 2026,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat Sulawesi Utara menjadi bagian penting dari perhelatan tersebut dengan memberikan sambutan terbaik kepada para wisatawan dan peserta yang datang dari berbagai daerah maupun negara.
Keramahan masyarakat, menurutnya, menjadi salah satu kekuatan yang tidak kalah penting dalam membangun citra destinasi wisata.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, TIFF 2026 diharapkan semakin memperkuat nama Tomohon di peta pariwisata nasional dan internasional sekaligus membuka peluang lebih besar bagi Sulawesi Utara untuk menarik wisatawan dan investasi di sektor pariwisata.
Saatnya Tomohon menyapa dunia.
Tomohon International Flower Festival 2026
“Collaboration of Spirit”
Dari Tomohon untuk Indonesia dan Dunia
7–12 Agustus 2026.
(Ain)






