JAKARTA Nusantaraline.com – Stand pameran Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara di arena Jambore Nasional (Jamnas) XII menjadi salah satu titik yang menarik perhatian peserta dari berbagai daerah.
Suasana berbeda terlihat ketika para peserta Jamnas memadati area stand untuk menyaksikan tayangan video yang menampilkan beragam kerajinan dan potensi unggulan Sulawesi Utara.
Video tersebut merupakan bagian dari promosi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Ketua Dekranasda Sulut, Anik Yulius Selvanus. Tayangan itu turut menampilkan momen pembukaan yang dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.
Melalui tayangan visual tersebut, peserta diperkenalkan dengan kekayaan budaya dan kerajinan khas Sulut, mulai dari tenun, ukiran kayu, kerajinan bambu hingga berbagai kuliner khas daerah Minahasa dan Bolaang Mongondow.
Antusiasme peserta Jamnas dari luar Sulawesi Utara terlihat saat menyaksikan tayangan tersebut. Sejumlah peserta bahkan tampak mengabadikan video menggunakan telepon seluler sambil bertanya mengenai berbagai produk kerajinan yang ditampilkan.
“Bagus-bagus sekali kerajinannya. Tenunnya beda, motifnya khas,” ujar salah seorang peserta asal Jawa Barat.
Bagi Kwarda Sulawesi Utara, pemutaran video tersebut bukan sekadar hiburan di sela-sela kegiatan Jamnas. Tayangan itu menjadi sarana promosi budaya yang dikemas secara sederhana, tetapi mampu memperkenalkan identitas dan potensi daerah kepada peserta Pramuka dari berbagai penjuru Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Pinkonda Sulawesi Utara, Kak Rivo Sandehang, didampingi Kak Andre Kolantung.
Sementara itu, Karo Umum Putu Ani berharap penggunaan media visual seperti video dapat semakin mendekatkan Sulawesi Utara dengan generasi muda, khususnya para anggota Pramuka yang mengikuti Jamnas XII.
“Kami ingin memperkenalkan bahwa Sulut punya banyak potensi. Lewat kerajinan, kita memperkenalkan jati diri daerah,” katanya.
Stand pameran Kwarda Sulawesi Utara yang dipimpin Kak Grevo Gerung di Cibubur pun menjadi ruang untuk memperkenalkan lebih jauh kekayaan budaya Bumi Nyiur Melambai.
Di tengah semarak pelaksanaan Jamnas XII, kerajinan khas Sulawesi Utara tidak hanya menjadi pajangan, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan identitas daerah sekaligus mempererat persaudaraan para peserta Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
(**/Ain)







