Wagub Kandouw Berbagi Berkah Ramadhan di Bolsel

BOLSEL Nusantaraline.com  – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw safari ramadhan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Senin (1/4/24).

Safari ramadhan Wagub Steven Kandouw disambut Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, serta tokoh agama dan masyarakat Bolsel Islamic Center Molibagu.

Pada kesempatan itu, Wagub Steven Kandouw turut menyiapkan hadiah spesial. Ia membawa dana hibah sebesar Rp miliar untuk Pemkab Bolsel dan menyerahkan BPJS PERKASA untuk imam dan pengurus masjid.

Wagub Steven yang didampingi Sekretaris TP-PKK dr Devi Kandouw Tanos juga berbagi souvenir, ta’jil dan sejumlah bantuan bahan pokok bagi masyarakat.

“Alhamudulilah, alhamdulilah, alhamdulilah. Selalu senang kalau ditugaskan Pak Gubernur untuk berkunjung ke Bolsel,” ujar Politisi PDI Perjuangan yang digadang maju sebagai calon gubernur Sulut ini.

Menurut Wagub Steven, Kabupaten Bolaang Mongonodow Selatan terus berubah ke arah yang lebih positif. Daerah yang punya kemajuan pesat.

“Jujur saya sampaikan, evaluasi di provinsi selalu tiap kali datang selalu berubah. Berubahnya ke arah yang lebih positif. Terima kasih Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati serta seluruh jajaran Pemkab Bolsel. Dari segi empiris, daerah yang kemajuannya sangat pesat di Sulut,” sebut dia.

Fakta-fakta tertinggal dan miskin di Bolsel tidak kita temukan lagi. Alhamdulilah, beber wagub, suatu hal yang membanggakan untuk disampaikan.

“Saya selalu senang datang ke sini bersilaturahmi. Silaturahmi yang pasti berkat.

Hibah Rp 1 miliar. Ke depan ada berkat, kita tambah lagi,” ungkap Wagub Steven.

Sementara di bulan ramadhan ini, umat muslim dituntut untuk berbuat baik sebanyak-banyaknya. Lebih dari itu, Wagub Steven mengjarapkan, perbuatan baik yang dilaksanakan pada bulan puasa menjadi role model dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya di bulan ramadhan. Sehari-hari lanjutkan kebaikan kita. Saya rasa, kalau kita jalankan ini, akan kita rasakan manfaatnya,” tuturnya.

Di sisi lain, roadmap pembangunan di Kabupaten Bolsel on the track. Namun, menurut Wagub, harus berpatokan bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) harus lebih. IPM parameternya tingkat harapan hidup.

“Kita tingkatkan IPM melalui tingkat harapan hidup. Fasilitas kesehatan lebih bagus lagi. BPJS kalau boleh 100 persen masyarakat yang menikmati. Hari ini saya bawah BPJS Perkasa untuk imam seluruh pengurus masjid. Tapi alangkah baiknya semua masyarakat Bolsel dicover BPJS,” kata wagub.

Wagub juga mendorong indeks pendidikan manusia di Bolsel dari aspek pendidikan lewat usia pendidikan dari 12 tahun. Ia pun mengharapkan sinergi antara pemerintah, cendikiawan, masyarakat, tokoh agama dan pers.

“Kita harus dorong di Bolsel untuk usia pendidikan lewat dari 12 tahun. Semua boleh lulus SMA. Tanpa itu, jangan harap kita akan mampu bersaing. Tapi saya yakin dan percaya dengan iktiar dan semangat, upaya, kerja keras serta doa pasti upaya kita dirido. Lompatan besar untuk anak-cucu kita di Bolsel,” tandasnya.

(Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *