Walukow Minta Pemprov Sulut Perhatikan Jalan Rusak di Minut-Bitung

MANADO Nusantaraline.com –  Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Henry Walukow meminta Pemerintah Provinsi Sulut memperhatikan kondisi jalan dan fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan (dapil) Minahasa Utara (Minut)-Bitung.

Hal itu disampaikan Henry kepada Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam rapat paripurna DPRD Sulut, Rabu (2/9). Dalam rapat tersebut, Henry menyampaikan hasil resesnya di wilayah Minut-Bitung.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kerusakan jalan provinsi menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang di Desa Kaweruan, Kecamatan Likupang Selatan, Minahasa Utara.

Henry mengatakan, sekitar sepertiga badan jalan di lokasi tersebut hampir ambruk dan berpotensi longsor. Kondisi ini dikhawatirkan semakin parah saat musim hujan.

“Jalan yang menuju kawasan ekonomi khusus Likupang, yang ada di Desa Kaweruan, Kecamatan Likupang Selatan, sekitar sepertiga badan jalannya hampir ambruk dan berpotensi longsor,” ujar Henry.

Menurutnya, jika tidak segera diperbaiki, jalan tersebut bisa terputus saat hujan deras. Hal itu dapat membahayakan pengguna jalan serta mengganggu aktivitas masyarakat dan akses menuju KEK Likupang.

Karena itu, Henry meminta Pemprov Sulut segera menangani jalan tersebut sebelum kerusakannya semakin parah.

Selain jalan menuju KEK Likupang, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan akan jalan produksi pertanian dan drainase. Kedua fasilitas tersebut penting untuk mendukung aktivitas warga, terutama petani.

Jalan produksi dibutuhkan agar hasil pertanian lebih mudah diangkut. Sementara itu, drainase diperlukan untuk mengalirkan air dan mengurangi risiko banjir serta kerusakan jalan saat hujan.

Di sisi lain, Henry mengapresiasi Pemprov Sulut yang telah memperbaiki sejumlah ruas jalan. Beberapa di antaranya adalah Jalan Soekarno, jalan di Desa Pinili, dan Desa Mapanget.

“Terima kasih kepada Pemprov Sulut karena perhatian pemerintah sudah dan sementara diperbaiki, seperti Jalan Soekarno, Desa Pinili, dan Desa Mapanget juga sementara diperbaiki,” katanya.

Henry berharap jalan-jalan lain yang masih rusak juga mendapat perhatian dan segera diperbaiki.

Ia menegaskan, aspirasi tersebut merupakan hasil penjaringan kebutuhan masyarakat selama reses. Karena itu, pemerintah diharapkan terus memetakan dan menangani infrastruktur yang mengalami kerusakan, terutama jalan di Desa Kaweruan yang menuju KEK Likupang karena menyangkut keselamatan dan kelancaran transportasi.

“Semoga jalan-jalan yang belum diperbaiki mendapat perhatian yang sama,” tuturnya.

(Rdk)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *