KOTAMOBAGU Nusantaraline.com – Agenda reses Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Raski Mokodompit kembali menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan yang selama ini dirasakan.
Dalam kunjungannya ke Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat, Raski bertemu langsung dengan perangkat kelurahan dan warga untuk mendengar masukan terkait pembangunan infrastruktur serta layanan dasar yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
Raski menegaskan kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin, melainkan kesempatan bagi anggota dewan untuk memahami langsung persoalan di lapangan.
Ia menekankan seluruh aspirasi warga akan dikawal, dibahas, dan diperjuangkan melalui mekanisme resmi di DPRD Sulut sesuai kewenangan pemerintah provinsi maupun koordinasi dengan pihak terkait lainnya.
Warga Molinow menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang menyangkut kebutuhan sehari-hari. Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan pembangunan paving block di Jalan Mekar Sari.
Ruas jalan tersebut disebut sering tergenang dan sulit dilalui ketika hujan, sehingga penataan dengan paving block diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat. Warga menilai perbaikan ini tidak hanya membantu pejalan kaki tetapi juga memudahkan kendaraan yang tiap hari melintas di kawasan tersebut.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pengadaan penerangan jalan umum tenaga surya di beberapa titik strategis di Kelurahan Molinow. Mereka berharap lampu jalan berbasis solar cell dapat menjadi solusi yang efisien sekaligus ramah lingkungan.
Penerangan yang memadai diyakini mampu meningkatkan keamanan warga pada malam hari, mengurangi risiko kecelakaan, serta menekan potensi tindak kriminalitas yang mungkin terjadi di area gelap.
Dalam kesempatan yang sama, warga menyampaikan aspirasi mengenai perbaikan akses menuju pemukiman di Lorong Al Falah.
Jalan lingkungan di wilayah tersebut dinilai belum layak, terlebih saat terjadi hujan deras yang membuat warga kesulitan beraktivitas. Mereka berharap pemerintah dapat mengalokasikan pembangunan jalan pemukiman agar mobilitas masyarakat semakin lancar.
Kebutuhan akan air bersih juga menjadi sorotan penting dalam reses ini. Warga mengajukan permohonan pembangunan sumur bor mengingat beberapa area di Molinow masih mengalami keterbatasan air, terutama ketika musim kemarau. Fasilitas air bersih dipandang sebagai kebutuhan mendesak yang harus segera mendapat perhatian pemerintah demi mendukung kualitas hidup masyarakat.
Menanggapi seluruh masukan tersebut, Raski Mokodompit memastikan setiap usulan sudah dicatat secara rinci dan akan dimasukkan dalam penyusunan Pokok-Pokok Pikiran DPRD.
Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong berbagai aspirasi tersebut agar dapat diproses melalui tahapan resmi dan dikaji dalam kerangka pembangunan daerah. “Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai wakil rakyat, memastikan suara masyarakat tersampaikan dan mendapat perhatian,” ujarnya.
(*)







